Sabar Dalam Penantian dan Selalu Yakin Jodoh Terbaik Akan Diberikan

Sabar Dalam Penantian dan Selalu Yakin Jodoh Terbaik Akan Diberikan

Sabar Dalam Penantian dan Selalu Yakin Jodoh Terbaik Akan Diberikan – Tidak ada yang baik-baik saja, terlebih lagi untuk perasaan wanita yang sudah berusia 25 tahun. Apalagi dihujani pertanyaan-pertanyaan horor seperti “Kapan? Mau nunggu yang gimana lagi? Nanti keburu tua loh, kamu kebanyakan milih-milih sih” dan sebagainya. Itulah yang sering sekali menghantui pikiran terlebih perasaan seorang wanita.

Kesel? Pengen marah? Sedih? Tentu saja, akan tetapi untuk masalah jodoh itu mutlak kekuasaan Allah. Kita sebagai hamba-Nya yang beriman hanya dapat selalu berusaha dan selalu yakin juga berbaik sangka pada Allah. Segala hal yang telah terjadi di dalam hidup kita merupakan suratan takdir dari yang Maha Kuasa. Sebagai seorang wanita yang muslimah, kita hanya dapat terus berusaha berdoa dan memperbaiki diri. Untuk hasilnya, kita pasrahkan sepenuhnya kepada yang menciptakan kehidupan.

Sabar Dalam Penantian dan Selalu Yakin Jodoh Terbaik Akan Diberikan

Aku yang selalu berbaik sangka pada Allah dan mungkin dalam penantian inilah, Allah sedang mencoba melatihku untuk terus sabar dan selalu berusaha yakin pada Allah sudah mempersiapkan jodoh yang terbaik untukku nantinya. Dalam keluarga, apalagi anak pertama tentulah kedua orangtuaku sangat berharap sekali agar diriku segera dipinang oleh lelaki yang sholeha. Beliau sudah menginginkan cucu yang lucu untuk membuat ramai suasana di rumah.

Pertanyaan “kapan” terus berdatangan dari saudara, teman tetangga dan lain sebagainya. Kemudian aku hanya menjawab “Mohon doanya saja agar segera dihalalkan dan diberikan yang jodoh yang terbaik”. Sebenarnya dalam hatiku menangis sejadi-jadinya, menjerit dalam sekali dan selalu ingin mengatakan kepada semuanya “Wahai, jika saja mereka tahu perihal jodoh itu hanya Allah yang dapat mendatangkan dan diriku ini sudah ingin sekali meraskan pernikahan”

Sering juga aku mengatakan pada diriku sendiri bahwa semua akan baik-baik saja, namun dalam hati aku malah merasa tidak ada yang baik-baik saja. Selama janur kuning masih belum melengkung di depan rumah. Akan tetapi aku tidak mau waktuku terbuang begitu saja atau sia-sia dan menjadi lebih terpuruk hanya karena omongan orang lain. Jadi aku pun memanfaatkan waktuku tersebut untuk melanjutkan bangku pendidikan ke universitas, tujuannya adalah sebagai madrasah pertama untuk anak-anakku nantinya. Karena anak yang cerdas itu dilahirkan dan dididik oleh ibu yang cerdas juga.

Sabar Dalam Penantian dan Selalu Yakin Jodoh Terbaik Akan Diberikan

Lalu aku pun mengajar di sebuah sekolah, mengajar anak-anak sekaligus mengajari diriku sendiri sebagai persiapan untuk menjadi seorang ibu yang baik. Akan tetapi semua itu juga kulakukan untuk menyibukkan diri, seiring membunuh segala perasaan sedih yang datang karena pertanyaan-pertanyaan tentang kapan menikah yang terkadang tidak membuatku nyaman.

Berkali-kali gagal menjalin hubungan dengan lelaki terkadang membuat diriku lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Aku juga sudah pasrah nurut pada orangtua jika diriku ini dijodohkan. Aku pun harus dapat mengerti perasaan orang tuaku yang memiliki anak gadis yang umurnya sudah di mendekati kepala-3 namun masih saja sendiri. Mungkin saja malu pada tetangga, ataupun keluarga karena anaknya menjadi bahan omongan orang lain. Dibilang terlalu pilih-pilih, tidak lakulah, pendidikannya terlalu tinggilah sehingga tidak ada satu pun lelaki yang mau melamar dan juga omongan-omongan lainnya.

Namun orang tuaku selalu mensupport dengan memberi semangat dan mentrentamkan hatiku bahwa setiap orang yang diciptakan di dunia ini sudah ada jodohnya dari Allah. Kita hanya perlu menunggu ketetapan itu datang dan teruslah berdoa dan berbuat baik.

Terakhir untuk para wanita-wanita yang ada di luar sana dan masih sendiri. Janganlah bersedih dan khawatir karena jodoh pasti akan datang pada saat yang tepat. Selalu berdoa dan berbaik sangkalah pada Allah, terus memperbaiki diri dalam ketaatan dan menjaga diri. Karena jika kita sedang memperbaiki diri, insyaallah jodoh kita disana juga sedang memantaskan diri untuk meminang kita.  Dan untuk orang-orang yang selalu bertanya “kapan” kepada wanita yang belum menikah, alangkah lebih baik apabila kalian mendoakan saja dan tidak perlu menghina mereka.

 

BACA JUGA: 5 Pasangan Zodiak Yang Akan Selingkuh Satu Dengan Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *