Tips Merawat Bayi Usia 1-3 Bulan

Tips Merawat Bayi Usia 1-3 Bulan

15ons – Di awal kehidupannya, si kecil akan terlihat tidak melakukan apapun terkecuali tidur, menangis, minum dan ngompol. Sampai pada akhir bulan pertama, si akan lebih waspada dan juga responsif. Dengan beberapa tahap ia akan dapat menggerakkan badannya sendiri dengan baik dan juga terkoordinasi.

Merawat bayi di usia 1-3 bulan memang sering sekali menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk ibu-ibu yang baru pertama kalinya mempunyai anak. Beberapa hal memang dibutuhkan perhatiannya tersendiri tentang cara merawat si kecil terutama disaat momen-momen pada awal kehidupannya.

Maka dari itu, tim ahli merawat bayi akan membantu para moms tentang cara merawat bayi di usia 1-3 bulan supaya masdala awal kehidupannya dapat dijalankan oleh si Kecil dengan optimal.

TIPS MERAWAT BAYI USIA 1-3 BULAN

Tips Merawat Bayi Usia 1-3 Bulan

  • Memantau Perkembangan Berat Badan si Kecil

Si kecil yang baru saja lahir mempunyai banyak sekali cairan tubuh dan akan cepat menghilang dalam beberapa hari. Hal tersebut bisa mempengaruhi berat badan si Kecil yang berkurang 1/10 dari berat saat baru lahir selama 5 hari pertama dan akan naik kembali pada 5 hari berikutnya. Di hari ke-10 berat badan si kecil akan kembali lagi ke berat badan saat pertama kali baru dilahirkan.

Pada umumnya, bayi akan cepat tumbuh setelah kembalinya berat badan saat lahir, terutama selama masa pacu tumbuh di hari ke-7 sampai hari ke-10 dan pada minggu ke-3 sampai minggu ke-6. Biasanya pertumbuhan berat badan bayi akan berkisar antara 20-30 gram per hari sampai usia 1 bulan. Di usia tersebut, berat badan normal si Kecil mencapai 4 kilogram.

  • Menjaga dan Merawat Kebersihan Tali Pusar

Bayi yang baru saja lahir memiliki tali pusar yang basah. Pada umumnya, tali pusat akan mengering dan terlepas dengan sendirinya di usia ke-7 hari. Namun, tali pusar bisa saja terlepas sampai si kecil berusia 10 – 14 hari. Menurut ketentuan dari medis, perawatan tali pusar tidak membutuhkan cairan apapun. Seperti memberikan jamu-jamuan ataupun dicuci dengan sabun, hal tersebut tidak perlu dilakukan. Cukup menjaganya agar tetap kering dan bersih. Tali pusar juga tidak perlu dibungkus menggunakan kain kasa kering.

Saat moms mengenakan popok pada si kecil, usahakan tali pusar tidak tertutup supaya permukaannya terkontaminasi urin dan feses serta tidak basah. Untuk para ibu tidak perlu memaksakan untuk melepaskan tali pusarnya, karena akan beresiko timbulnya infeksi dan juga pendarahan. Waspadai tanda-tanda infeksi apabila tali pusar sudah berbau, kemerahan, bernanah dan nyeri saat ditekan. Segeralah bawa si Kecil ke dokter ahli atau tenaga kesehatan.

  • Berikan Waktu Tidur yang Cukup untuk si Kecil

Biasanya bayi yang baru lahir tidur sampai 20 jam per hari. Dengan durasi tidur berkisar antara 20 menit hingga 4 jam. Tidurkan saja bayi di alas yang rata dan tidak terlalu lembut. Lalu baringkan si kecil dengan posisi terlentang untuk menghindari SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Hindari juga pemakaian benda-benda yang dapat menutupi kepala si kecil. Lebih baik ruangannya memiliki suhu yang sejuk, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin serta memiliki ventilasi dan penerangan yang cukup.

  • Cara Memandikan Si Kecil Usia 1-3 Bulan

Ketika baru saja lahir, si kecil masih belum perlu dimandikan. Hal tersebut dikarenakan ia masih memiliki lapisan lemak pelindung kulit yang bermanfaat menjaga suhu badannya. Setelah 6 jam lebih, si kecil boleh dilap menggunakan air hangat. Selama tali pusar belum terlepas, ia hanya perlu dimandikan dengan air hangat dan diseka menggunakan spons atau waslap. Apabila tali pusar sudah terlepas, si kecil sudah boleh dimasukkan kedalam bak mandi yang berisikan air hangat. Untuk menjaga kulit si kecil, gunakanlah produk kosmetik seminimal mungkin, mengingat perkembangan kulitnya yang masih sangat sensitif.

BACA JUGA: 8 Nama Unik Bayi Laki-Laki Awalan Huruf A

  • Pola Buang Air Kecil dan Air Besar (BAK & BAB)

Si Kecil yang baru saja lahir akan BAB dalam 48 jam pertama dan BAK di 24 jam pertama kehidupannya. Setelah itu, si Kecil akan BAB 3-4 kali per hari dan BAK 5-6 kali per hari. Warna urin yang baik adalah jernih dan tidak pekat, sedangkan warna feses akan berubah dari hitam pekat pada hari pertama menjadi kehijauan dan menjadi kuning pada hari ke-5. Apabila tidak terjadi perubahan warna, maka para moms perlu melakukan evaluasi kecukupan ASi dan mengonsultasikan gejala tersebut ke dokter jika diperlukan.

  • Cara Membersihkan Bagian Kemaluan si Kecil dan Popok

Bersihkan kemaluan si kecil menggunakan kapas yang sudah dibahasai air ataupun lap basah dari arah depan sampai belakang. Jangan membersihkan popok ari arah bawah anus ke kemaluan.

  • Perhatikan Tanda Saat Si Kecil Lapar

Apabila si kecil lapar dan ingin menyusui, maka ia akan mengepalkan tangannya. Memasukkan tangan ke dalam mulut, hingga mengeluarkan suara seperti mengecap-ngecap. Jangan tunggu sampai si kecil menangis baru disusui. Susuilah sesuai keinginannya dan jangan dijadwalkan. Biasanya, si Kecil akan menyusui selama 5-30 menit. Juga jangan lupa untuk sendawakan setiap ia selesai menyusui dengan cara menggendong dan meletakkan si kecil di dada para moms sembaru ditepuk-tepuk lembut dibagian punggungnya sampai bersendawa.

  • Aturan Membersihkan Mata, Hidung dan Telinga si Kecil

Bagian mata si kecil pada usia 1-3 bulan dapat dibersihkan menggunakan Kapas bersih yang dibasahi menggunakan air hangat. Bersihkan mulai dari arah hidung sampai ke luar. Apabila ditemukan tanda-tanda infeksi pada mata, seperti merah, bengkak dan mengeluarkan nanah. Segeralah bawa si Kecil ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Kotoran di telinga tidak perlu dibersihkan secara rutin dengan mengorek liang telinga. Karena kotoran akan keluar sendiri apabila sudah cukup lunak dan besar. Lubang hidung si Kecil juga tidak perlu dibersihkan secara khusus, namun dengan mengelapnya saat si Kecil dimandikan.